Percaya Diri Cegah Salah Paham
Ingin sukses hidup berpasangan? Mungkin Anda bisa memulainya dengan meningkatkan rasa percaya diri. Terbukti orang-orang yang kepercayaan dirinya rendah diam-diam mencari bukti bahwa pasangannya tidak bahagia.
Bila ditemukan satu bukti saja, kelompok ini akan membuat pasangannya memberikan respon yang tak menyenangkan, demikian menurut sebuah studi.
"Seiring waktu perilaku begini secara misterius bisa melemahkan hubungan suami istri," kata Sandra L Murray dari University of Buffalo, State University of New York yang meneliti hubungan self-esteem bersama keempat rekannya.
Umumnya ini terjadi karena kelompok yang kepercayaan dirinya rendah sering mendapat informasi yang salah tentang pasangannya. Saat responden diberitahu bahwa pasangannya tak seperyi itu, orang yang percaya dirinya rendah cenderung menyimpulkan kondisi hubungannya sedang dalam bahaya.
"Timbulnya masalah adalah hal normal dalam sebuah hubungan," tambah Murray.
Tapi ini berbeda di mata orang dengan rasa percaya diri rendah. Dia menganggap masalah yang sifatnya sementara tersebut bisa mengancam rasa aman kedua belah pihak, akhirnya kelompok ini tak percaya lagi pada pasangannya sebelum pasangan mereka mengakui hal tersebut. Tentu saja hal tersebut berdampak buruk bagi sebuah hubungan.
"Menyimpulkan sesuatu atas kejadian saja tak bisa memberikan garansi apapun," tegas Murray.
Namun rasa percaya diri yang tinggi juga bisa menjadi ancaman pada sebuah hubungan, seperti yang dikatakan Caryl E. Rusbult, Gregory D. Morrow dan Dennis J. Johnson, dari University of Kentucky dalam jurnal Psikologi.
Mereka yang memiliki rasa percaya diri berlebihan cenderung berpikir diri mereka sendiri sebagai yang terbaik dibanding pasangannya, dan masalah ini semakin meruncing jika mereka menerapkannya pada sebuah hubungan, sehingga kecenderungan mencari pasangan lain semakin tinggi. (sciam/rit)


0 Comments:
Post a Comment
<< Home